RSS Feed

Anak & Media: Buku Ensiklopedia vs Film Fabel

Saat ini, banyak sekali media yang bisa digunakan anak sebagai hiburan maupun alat bantu belajar. Film dan buku menjadi pilihan bagi banyak orang tua untuk memberikan pendidikan. Anak usia balita pasti akan sangat tertarik menyaksikan kartun atau film boneka seperti Teletubbies atau Barney, serta buku-buku bergambar yang dapat mereka nikmati secara visual. Sementara, anak yang berusia lebih tua tidak hanya melihat tampilan visualnya saja, tapi juga mulai mencari tahu jalan cerita dan mempelajari bahasa yang disampaikan dalam film maupun buku tersebut. Saya akan mencoba membandingkan antara media buku dan film untuk anak-anak.

Data Umum

Jenis : Buku (Ensiklopedia)

Judul : Ensiklopedia Bergambarku

144 hlm., tahun 2010.

Penerbit : Orpheus Books Ltd

Jenis : Film

Judul : Petualangan si Kancil

Durasi : 35 menit

Produksi : PT. Unggul Cipta Piranti

Penyampaian Content

Dengan tulisan dan full gambar sebagai visual dari penjelasan yang diberikan.

Gambar bergerak dan berwarna

Content

Penjelasan tentang hewan, lingkungan sekitar, aktivitas dan perjalanan, sejarah dunia, dsb.

Bercerita tentang seekor kancil yang cerdik dan banyak akal. Dia melakukan berbagai hal untuk menghindar dari serangan harimau, ular, dan buaya, serta menggunakan akal dan idenya untuk mengatasi kesulitan yang dihadapi.

Tujuan/materi yang ingin disampaikan atau pelajaran yang bisa diambil

Memberi informasi dan menambah pengetahuan mengenai banyak hal di dunia, seperti jenis hewan, anggota tubuh, nama planet, macam-macam musim, dsb.

Setiap makhluk hidup harus pantang menyerah dalam berjuang untuk mempertahankan dirinya. Kekuatan dan kekuasaan bukanlah suatu hal yang penting jika dibandingkan dengan kecerdasan dan kerja keras. Selain itu, kejahatan dan sikap yang buruk akan menghasilkan sesuatu yang buruk juga. Begitu pun sebaliknya, kebaikan akan dibalas dengan kebaikan.

Sasaran pembaca/penonton

Anak-anak usia sekolah, sekitar 5-11 tahun, baik perempuan maupun laki-laki, karena pada usia tersebut, anak-anak akan mulai belajar membaca sendiri dan mereka mampu menyerap materi dengan baik terutama karena menggunakan gambar yang menarik

Anak-anak usia sekolah, sekitar 6-12 tahun. Perempuan maupun laki-laki.

Anak usia tersebut akan tertarik dengan media yang dapat dinikmati secara visual maupun auditorial.

Pengemasan media (kelebihan dan kekurangan)

Media ini sesuai dengan tujuannya dan dikemas dengan sangat menarik. Bahkan orang yang berumur lebih tua pun bisa langsung tertarik untuk membacanya karena penuh gambar dan berwarna. Penyampaian informasi (tulisan) agak kaku, namun lugas dan memakai sudut pandang orang kedua, yang seakan-akan sedang menjelaskan berbagai hal langsung kepada si pembaca. Misal, pengggunaan kata ganti kepemilikan -mu dan kamu.

Film ini menghibur dan memiliki jalan cerita yang penuh pesan. Hanya saja, anak-anak perlu didampingi orangtuanya saat menonton, karena walaupun film ini berupa kartun, terdapat beberapa adegan yang tidak baik jika dilihat anak-anak dan membuat mereka menirunya. Seperti adegan di mana si harimau memukul-mukulkan kepala ular ke pohon hingga pohon tersebut tumbang dan menimpa ular serta si harimau sendiri.

Teori yang relevan

Teori kognitif Piaget

Teori kognitif Piaget.

Analisis:

Untuk buku “Ensiklopedia Bergambarku”, cocok untuk anak-anak dalam fase pra operasional, yang merupakan fase di mana si anak masih memiliki egosentrisme yang tinggi. Sehingga penggunaan kata ganti kepemilikan -ku pada judul buku dan -mu pada sebagian besar penjelasan di dalamnya sangat cocok dan sesuai dengan anak-anak usia sekolah. Selain itu, pada fase tersebut anak-anak sudah mulai dapat membaca simbol dan mulai dapat mengerti tentang hubungan sebab akibat. Anak-anak juga akan mulai mencari tahu banyak hal di sekitarnya. Dengan informasi dalam ensiklopedia ini, mereka akan mengetahui hal-hal dasar seperti jenis hewan dan anggota tubuh serta kegunaannya. Selain itu, anak-anak dapat belajar membaca dan meningkatkan kemampuan verbal mereka. Jika si anak belum bisa membaca sendiri, orangtua dapat membacakan dengan intonasi yang menarik sehingga si anak dapat lebih memahami dengan baik karena didukung oleh kedekatan emosional yang ditimbulkan dari proses membacakan cerita tersebut.

Sementara itu, film fabel “Petualangan si Kancil” secara spesifik lebih baik jika ditujukan kepada anak usia 6-12 tahun. Anak usia tersebut telah mulai memahami hubungan sebab akibat. Dengan menonton film ini, anak-anak akan berpikir mengapa si harimau yang kuat dapat dikalahkan oleh si kancil yang tidak sekuat harimau. Mereka akan mulai mengasosiasikan dengan berbagai hal. Selain itu, anak juga mulai belajar untuk berpikir dari berbagai sudut pandang. Setelah menonton film ini, mereka bisa mencoba memikirkan mengapa si ular dan si harimau harus menyerang si kancil, dan mengapa si kancil tetap berjuang dan berusaha mencari ide untuk menyelesaikan masalah.

Menurut saya, Ensiklopedia Bergambarku lebih baik daripada film Petualangan si Kancil karena orang tua tidak perlu khawatir dalam penggunaannya. Anak-anak hanya disuguhi informasi yang berguna dan gambarnya dapat merangsang kemampuan visual si anak. Anak juga dapat melatih kemampuan berbahasanya Sementara itu, ada hal-hal yang sebaiknya dihindari oleh anak-anak dalam film Petualangan si Kancil, yaitu kekerasan. Walaupun bentuknya tidak terlalu ekstrim, hal tersebut tetap dapat memicu anak-anak yang gemar melakukan imitasi, untuk melakukan kekerasan itu juga. Jadi, saya rasa akan sangat bagus jika setiap orangtua memiliki ensiklopedi bergambar untuk dinikmati oleh anak-anaknya di rumah.

About alissadestine

Majoring psychology in one of university in Indonesia. Very interested in cat, dance, and movie.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: